Cara membuat kemasan yang menarik bisa Anda mulai sejak awal dari membuat desain yang akan Anda gunakan pada kemasan. Jarang yang mengetahui, sebenarnya desain kemasan adalah kunci agar produk Anda mendapatkan perhatian konsumen.

Pahamkah Anda, jika UMKM menjadi tonggak perekonomian Indonesia. Pada tahun 2018 saja, kementrian koperasi dan usaha kecil menengah, mencatat ada 64, 2 juta pebisnis atau sekitar 99,9 persen dari jumlah pelaku usaha yang ada di Indonesia.

sa kemasan. Sekarang ini ada begitu banyak pelaku bisnis yang merambah dunia online untuk memasarkan produknya. Tapi, masih banyak juga pelaku usaha yang belum sadar akan kekuatan kemasan untuk menarik minat beli pelanggan.

Supaya lebih gampang, kami akan coba memberikan contoh. Anggaplah ada seorang calon pelanggan yang sedang mencari produk Anda melalui salah satu marketplace. Kemudian calom konsumen mengetik kata kunci produk yang dicari, maka akan muncul produk Anda dari sekian banyak produk yang ada dipasaran.

Maka apa jadinya, jika produk Anda tidak memiliki kemasan yang bisa memberikan identitas. Sementara itu, merek lain menggunakan foto yang menunjukkan kemasan dengan identitas merek yang jelas, penuh warna dan mudah untuk diingat konsumen.

Cara membuat kemasan yang menarik bisa Anda mulai sejak awal dari membuat desain yang akan Anda gunakan pada kemasan. Jarang yang mengetahui, sebenarnya desain kemasan adalah kunci agar produk Anda mendapatkan perhatian konsumen.
Ilustrasi kemasan produk bisnis umkm, sumber: pixabay.com

Hal itu karena kejelasan merek yang ada pada kemasan produk membuat konsumen bisa lebih percaya bahwa produk yang akan ia beli merupakan produk aman. Terlebih untuk produk konsumen seperti makanan, obat sampai produk kecantikan yang bersinggungan langsung dengan tubuh.

Kemasan yang memiliki identitas yang jelas juga akan memudahkan konsumen untuk mengingat nama produk dengan mudah. Tapi ada unsur yang perlu Anda ingat, sekalipun Anda sudah membuat desain dan merek yang menarik, Anda juga perlu memperhatikan material kemasan yang Anda gunakan.

Sekarang ini beredar banyak sekali cara untuk membuat kemasan, namun jangan sampai Anda terjebak dalam kemasan yang justru merusak produk. Misalnya penggunaan material paperfoil yang tidak aman untuk produk yang memiliki kandungan minyak. Bahan ini juga tidak bisa memberikan proteksi dari air.

Baca juga: Produk frozen food ini laris dipasaran

Material kertas yang menjadi material utama dalam kemasan tersebut mungkin akan membuat produk Anda memiliki identitas, akan tetapi tidak bisa bertahan lama dan tidak melindungi produk dengan maksimal sebab sifat proteksinya sangat rendah.

Kombinasi material dan desain yang tepat memang akan membuat produk Anda sedikit lebih maju dan berbeda dengan pesaing. Simak penjelasan di bawah ini untuk mengetahui cara membuat kemasan yang menarik untuk pelaku bisnis.

Cara Membuat Kemasan yang Menarik

Apabila Anda tidak terlalu mengerti mengenai desain kemasan yang merupakan perkara yang cukup sulit. Sebabnya, Anda tidak hanya perlu membuat gambar atau visual yang menarik namun juga perlu mengetahui guide ukuran kemasan yang akan Anda cetak agar hasilnya presisi dan tidak terpotong karena salah ukuran.

1. Gunakan Gambar yang Menarik

Ukuran bagus tidaknya sebuah desain memang hal yang subyektif, namun Anda tetap perlu memiliki sense yang tinggi untuk menggunakan gambar yang menarik pada tampilan desain kemasan.

Penggunaan warna pada gambar juga bisa menentukan hasil. Sedikit bocoran tentang warna untuk produk makanan, Anda bisa menggunakan warna merah dan kuning yang bisa mendorong selera makan orang yang memandangnya.
Proses pembuatan gambar pada kemasan, sumber: pixabay.com

Jika produk Anda adalah makanan, tantangan terbesar untuk Anda adalah membuat orang tertarik bahkan bisa lapar dan ingin mencoba produk yang Anda jajakan sejak pandangan pertama. Untuk itu, memilih gambar terbaik adalah langkah yang bisa Anda maksimalkan.

Penggunaan warna pada gambar juga bisa menentukan hasil. Sedikit bocoran tentang warna untuk produk makanan, Anda bisa menggunakan warna merah dan kuning yang bisa mendorong selera makan orang yang memandangnya.

Apabila Anda menggunakan elemen lain seperti unsur animasi, vector, kartun atau apapun itu, benar-benar pastikan gambar yang dimaskud memiliki resolusi tinggi agar hasilnya tidak mengecewakan.

2. Desain yang Sederhana

Apakah Anda pernah melihat desain kemasan yang terlalu ramai menempatkan ornamen desain dan gambar pada posisi yang sembarangan? Kami sarankan kepada Anda agar tidak meniru desain yang seperti itu.

Baca juga: 4 contoh kemasan fleksibel untuk menjaga kualitas produk

Desain adalah kombinasi yang tepat dari gambar, warna dan teks yang gabungkan untuk membentuk sebuah tata letak yang tepat. Namun, tetap ada saja pelaku bisnis yang tidak paham mengenai desain kemasan dan akhirnya melakukan kesalahan serupa.

Anda juga harus memastikan teks yang ada pada kemasan mudah untuk dibaca. Jangan sampai desain kemasan produk Anda justru membuat produk sulit diingat karena desain yang aneh dan ditambah lagi teks yang tidak bisa dibaca.

3. Tambahkan Informasi Legalitas

Meskipun produk Anda masih beroperasi dan Anda tetap melakukan produk dalam skala rumahan, Anda tetap perlu untuk mengurus aspek legalitas yang bisa dijadikan sebagai jaminan keamanan untuk diperdagangkan.

Meskipun produk Anda masih beroperasi dan Anda tetap melakukan produk dalam skala rumahan, Anda tetap perlu untuk mengurus aspek legalitas yang bisa dijadikan sebagai jaminan keamanan untuk diperdagangkan.
Jangan lupa sematkan informasi pada kemasan, sumber: pixabay.com

Apabila bisnis Anda sudah semakin besar, Anda bisa langsung mendaftar untuk mendapatkan lisensi dari BPOM yang lebih menjamin keamanan peredaran produk. Lisensi edar atau legalitas sejenisnya dalam hal ini akan sangat membantu Anda dan membuat konsumen lebih percaya pada keamanan produk Anda.

Legalitas atau lisensi yang Anda dapatkan juga akan membuat Anda lebih leluasa dalam memasarkan produk kepada setiap segementasi konsumen. Anda bisa menambahkan pada bagian luar kemasan informasi mengenai legalitas produk oleh lembaga lisensi terkait. Unsur legalitas ini menurut kami bisa menjadi salah satu cara membuat kemasan yang menarik dan diminati konsumen.

Membuat kemasan yang menarik bisa Anda lakukan dengan berbagai cara. Namun, hal yang tidak boleh Anda lewatkan adalah desain kemasan adalah cara pertama jika Anda ingin mendapatkan perhatian lebih dari konsumen.

Itulah beberapa cara membuat kemasan yang bisa Anda coba. Semoga informasi singkat ini bisa menambah wawasan Anda dan memberikan gagasan baru dalam proses mengembangkan bisnis yang sedang atau akan dijalankan.